5 Tips Mengelola Keuangan Bisnis Paling Efektif

OK Bank Indonesia
OK Bank Indonesia
banner 120x600
banner 468x60

Roda ekonomi tak boleh berhenti. Tak sedikit teman-teman Bundi yang memiliki usaha sedang mengalami banyak tantangan. Apalagi di masa pandemi seperti ini ketika daya beli sebagian besar masyarakat menurun drastis. 

Walau pandemi masih belum berakhir, namun geliat bisnis sudah mulai merangkak naik. Disatu sisi, Anda tetap harus mengetahui tips mengelola keuangan bisnis UMKM. Pandemi bukan alasan untuk tidak menatur keuangan bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Anda. 

Bagaimanapun caranya bisnis Anda harus tetap berjalan. Karena Anda akan kesusahan untuk memenuhi kebutuhan operasional usaha, jika terlambat mengekseskusi cara mengelola keuangan dalam bisnis. 

Tahu kan kalau penjualan yang menurun akan menganggu cashflow? 

“Entrepreneurs believe that profit is what matters most in a new enterprise. But profit is secondary. Cash flow matters most.” – Peter Drucker.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       

Tips mengelola keuangan bisnis
Tips mengelola keuangan bisnis

Hal tersebut tentunya bisa berdampak buruk pada kelangsungan bisnis Anda kedepannya. Maka dengan mengelola keuangan secara tepat, risiko kerugian bisa diminimalisir. Sehingga bisnis Anda pun bisa tetap berjalan dengan baik.

Saat ini, harga bahan baku dan kebutuhan pokok cenderung naik setiap tahunnya. Namun, penghasilan kita cenderung stagnan. Maka penting sekali anda bisa mengatur keuangan bisnis secara efektif.

Lantas, bagaimana cara mengelola keuangan yang baik dan benar? Berikut adalah cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatur keuangan bisnis Anda secara efektif.

Tips Mengelola Keuangan Bisnis UMKM 

  • Terapkan Metode FIFO

Barang yang pertama masuk, keluar duluan (first in first out). Sistem ini bisa di adaptasi oleh UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman (F&B). Sistem ini efektif untuk mengendalikan tanggal kadaluarsa. Sehingga tidak terjadi dead stok yang mengakibatkan lost money karena bahan baku yang expired. 

Metode ini juga bisa digunakan untuk pelaku usaha retail dan jasa. Contohnya cara mengatur keuangan usaha laundry dengan memastikan barang yang sudah masuk segera diproses sesuai service level agreement yang sudah disepakati. 

Sehingga arus kas bisa berputar dan operational tidak terganggu

  • Rekening Terpisah

Pisahkan keuangan pribadi dengan keuangan bisnis. Pemisahan keuangan ini penting sekali.  Tujuannya apa? Agar pelaku usaha UMKM mudah untuk mengukur pertumbuhan bisnisnya. 

Apalagi jika kita memiliki usaha kuliner, contohnya angkringan. Cara mengatur keuangan untuk angkringan adalah dengan menggunakan layanan pembayaran digital (mesin edc). 

Agar setiap transaksi yang terjadi bisa segera tercatat dalam pembukuan secara elektronik. 

Baca juga : Tips Menabung Di Masa Pandemi Untuk Menata Masa Depan

  • Pembukuan

Seperti yang kita infokan diatas, pastikan setiap transaksi tercatat dalam pembukuan. Setiap biaya yang masuk dan keluar, termasuk pencatan hutang penting bagi pelaku usaha UMKM demi kelangsungan bisnis.

  • Analis Anggaran

Pembukuan sudah kita siapkan, lalu apalagi? Lakukan analis anggaran. Tujuannya adalah mempermudah pengelolaan keuangan apakah berjalan sesuai dengan rencana. Dengan harapan strategi pengelolaan keuangan bisa di perbaiki di tahun berikutnya.

  • Gunakan Layanan Keuangan

Pelaku UMKM bisa menggunakan layanan keuangan dari pihak perbankan, salah satunya OK Bank. Karena terkadang perencanaan keuangan tidak berjalan dengan baik, dan kita membutuhkan pinjaman bank tanpa jaminan

Tujuannya apa, untuk memastikan pengelolaan keuangan bisnis kita tetap dalam target yang sudah di proyeksikan. 

Bank Indonesia menginformasikan bahwa layanan keuangan dalam bentuk digital harus mudah diakses. Dengan adanya digitalisasi tentu harus bisa mendorong produktivitas dan inklusivitas ekonomi yang berkelanjutan, khusunya bagi kalangan UMKM. 

Atur Keuangan Bisnis dengan OK Bank
Atur Keuangan Bisnis dengan OK Bank

Sekilas Tentang OK Bank

OK Bank adalah digital bank dengan visi menjadi bank terbaik dalam memprioritaskan pelayanan prima. OK Bank merupakan rebranding dari Bank Andara yang tumbuh dari akusisi APRO Financial Co., Ltd.

Baca juga : Keuntungan Memiliki Asuransi Jiwa Untuk Hidup Lebih Layak

Berdiri sejak tahun 1990 dan OK Bank juga sudah terdaftar di OJK. Dengan Misi untuk memberikan kepercayaan kepada pelanggan serta memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan layanan terbaik. 

Saat ini OK Bank memiliki layanan simpanan deposit, saving, giro dan tabungan bisnis. Serta layanan pinjaman OK Loan dan OK KTA. Melalui layanan OK KTA diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pinjaman modal usaha ataupun kredit investasi BPR.

Baca juga : 3 Tips Investasi Properti yang Tepat untuk Masa Depan

Kesimpulan

Tantangan saat pandemi ini bagi pelaku usaha adalah pengelolaan keuangan secara efektif. Harapan Bundi, Anda bisa menemukan insight di artikel 5 Tips Mengelola Keuangan Bisnis UMKM ini!  

Leave a Reply

Your email address will not be published.