Tips Cara Membangun Hubungan Emosional Ibu dan Anak yang Efektif

Hubungan emosional ibu dan anak
banner 120x600
banner 468x60

Sangatlah penting untuk membangun hubungan emosional antara orang tua terutama ibu dan anak, karena hubungan emosional tidak dapat berkembang dengan sendirinya tanpa penanganan langsung. Bagaimana cara membangun hubungan emosional ibu dan anak ini dapat terwujud?

Orang tua pasti ingin memberikan sesuatu yang terbaik dan memiliki kedekatan emosional yang erat dengan anaknya. Namun, masih banyak orang tua yang belum mengetahui cara untuk membangun ikatan emosi dengan anak sejak usia dini.

 Apa Itu Kedekatan Emosional?

Kedekatan emosional adalah ikatan emosional yang ada dalam suatu hubungan. Tanpa disadari, orang telah membangun ikatan yang erat sejak dalam kandungan, bayi dan ibu. Hubungan ini akan terus ada dan terbentuk ketika Anda menjalin hubungan dengan seseorang.

Ikatan emosional antara ibu dan anaknya dimulai sejak dalam kandungan dan semakin menguat selama menyusui. Seiring waktu, anak Anda akan terlibat dalam berbagai aktivitas yang dapat memberikan jarak dari Anda.

Ikatan emosional yang baik tidak hanya bermanfaat bagi kondisi mental atau emosional anak, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Ketika anak Anda merasa nyaman dan selalu didukung, mereka dapat belajar lebih efektif dan tumbuh lebih optimal.

Bagaimana Cara Membangun Hubungan Emosional Ibu dan Anak?

Di antara banyak upaya yang dapat Anda lakukan, ada beberapa tips cara membangun hubungan emosional ibu dan anak yang efektif. Cara ini bisa dipraktikkan untuk meningkatkan kualitas hubungan Anda dengan si buah hati, sehingga akan terbentuk kedekatan emosional dan fisik.

  1. Luangkan Waktu Untuk Aktivitas Bersama Anak

Kegiatan yang berlangsung bersama memastikan interaksi positif dan mendorong komunikasi yang hangat antara ibu dan anak. Meskipun waktu yang Anda luangkan tidak banyak akibat pekerjaan yang padat, namun anak Anda tetap merasa diperhatikan.

Jika dilakukan secara teratur, ini benar-benar dapat berdampak positif pada ikatan emosional antara Anda dan anak. Dengan hubungan yang baik antara orang tua dan anak, Anda akan lebih memahami karakter anak, dan secara langsung bisa membantu membentuk kepribadian yang ideal.

Baca juga : Ini Dia 7 Cara Menjadi Ibu yang Baik Menurut Islam dan Al Qur’an

  1. Dengarkanlah Cerita Anak Tanpa Menghakimi

Ketika anak Anda menghadapi suatu masalah, terkadang dia ragu untuk berbicara dengan Anda karena takut dihakimi atau dimarahi. Cara membangun hubungan emosional ibu dan anak terhadap masalah ini yaitu cobalah untuk mendengarkan cerita anak Anda sampai akhir tanpa menyela.

Tanyakan kepada anak bagaimana perasaannya sekarang dan bagaimana Anda dapat membantu menyelesaikan masalahnya. Keterbukaan seperti itu membuat hubungan antara orang tua dan anak tetap harmonis meskipun dalam keadaan sibuk.

  1. Menerima Emosi Negatif Anak

Cara membangun hubungan emosional ibu dan anak yang berikutnya adalah menerima keadaan emosi anak Anda, terutama emosi negative. Ketika seorang anak menunjukkan emosi kemarahan, kekecewaan, atau kesedihan, orang tua bahkan sering kali terpancing emosi.

Anak Anda mungkin belum bisa mengontrol emosi dengan baik. Jadi, peran Anda sebagai ibu atau orang tua adalah membantu dan menenangkan anak. Kebiasaan ini juga akan membuat anak lebih terbuka karena merasa selalu didukung dalam situasi apapun.

  1. Hindari Penggunaan Gadget saat Bersama Anak

Karena Anda tidak punya banyak waktu untuk dihabiskan bersama, pastikan setiap momen bersama anak tidak terganggu oleh smartphone. Beri anak Anda banyak waktu agar tidak terlalu larut dengan gadget.

Dengan begitu, anak dan orang tua akan lebih fokus melakukan aktivitas bersama. Sehingga ikatan emosional atau hubungan anak dengan keluarga satu sama lain akan semakin kuat. Jadi, pastikan tidak ada gadget saat momen bersama anak Anda.

Baca juga :  Tips Parenting Bagi Ibu Muda yang Bermanfaat

Penjelasan di atas merupakan tips bagaimana cara membangun hubungan  ibu dan anak yang bisa Anda lakukan secara langsung. Pastikan Anda meluangkan waktu bersama anak dan jangan ragu mengajaknya berdiskusi atau hanya sekedar mengobrol.

Leave a Reply

Your email address will not be published.