5 Fase Perkembangan Psikologi Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua

fase perkembangan psikologi anak

Fase perkembangan psikologi anak merupakan tahapan proses di mana anak-anak tumbuh dan berkembang dari waktu lahir hingga dewasa Perubahan dan pertumbuhan ini meliputi perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan moral.

Memahami tahapan perkembangan psikologi anak penting bagi orang tua dan pendidik. Dengan memahami tahapan perkembangan ini, orang tua dan pendidik dapat memberikan dukungan dan stimulasi yang tepat bagi anak sesuai dengan usia dan kebutuhannya.

Fase Perkembangan Psikologi Anak

Secara umum, tahapan dapat dibagi menjadi 5 fase, yaitu:

1. Fase Psikologi Bayi (0-18 bulan)

Pada fase ini, perkembangan psikologi anak berfokus pada eksplorasi melalui panca indera mereka. Anak mulai belajar untuk mengenal dunia sekitar dan mengembangkan hubungan dengan orang tua dan pengasuhnya.

Secara kognitif, anak mulai mengenali objek, orang, dan suara. Sementara dalam perkembangan moral, anak belajar membedakan perilaku baik dan buruk, membentuk dasar nilai dan norma.

2. Fase Psikologi Anak Usia Dini (18 bulan-3 tahun)

Pada fase ini, perkembangan psikologi anak berfokus pada perkembangan otonomi dan kemandirian. Anak mulai belajar untuk mengontrol diri dan melakukan hal-hal sendiri. Anak juga belajar mengembangkan pemahaman konsep sebab-akibat. 

Dalam perkembangan moral, anak mulai membentuk aturan dan norma sosial sebagai dasar moralitas mereka.

3. Fase Psikologi Anak Balita (3-5 tahun)

Pada fase ini, perkembangan psikologi anak berfokus pada perkembangan inisiatif dan rasa bersalah. Anak mulai belajar untuk mengambil inisiatif dan bertanggung jawab atas tindakannya.

Dalam perkembangan moral, mereka mulai membentuk konsep keadilan dan moralitas, membentuk dasar etika untuk interaksi sosial. 

Baca juga: Parenting Islami: Kunci Mendidik Anak Saleh dan Berakhlak Mulia

4. Fase Psikologi Kanak-Kanak (5-12 tahun)

Pada fase ini, perkembangan psikologi anak berfokus pada perkembangan kompetensi. Anak mulai belajar untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan dirinya.

Secara emosional, anak mulai merasa bangga pada diri sendiri yang mengarah pada pembentukan identitas. 

5. Fase Psikologi Remaja (12-20 tahun)

Pada fase ini, perkembangan psikologi anak berfokus pada perkembangan identitas. Anak mulai belajar untuk menemukan identitas diri dan mengembangkan kemandiriannya.

Fokus perkembangan psikologi anak terpusat pada kemampuan berpikir abstrak, logis, dan kritis. 

Sementara dalam perkembangan moral, anak mulai mengembangkan konsep pribadi tentang keadilan dan moralitas. 

Melalui pemahaman mendalam tentang tahap-tahap perkembangan psikologis anak, orang tua dan pendidik dapat memainkan peran penting dalam membimbing mereka menuju kedewasaan.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang tahapan perkembangan psikologi anak, orang tua dan pendidik dapat berkonsultasi dengan psikolog atau ahli perkembangan anak.

Baca juga: Kesalahan Pola Asuh Orang Tua Yang Merusak Pertumbuhan Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SEOptimized by Pakar Seo